Oleh:
Septi Dwi Dayanti
08513242001
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui tingkat pencapaian kompetensi
membuat pola blazer peserta didik kelas XI di SMK N 1 Sewon Bantul; 2)
mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe STAD pada
pencapaian kompetensi membuat pola blazer pada kelas intervensi yang
menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD dan kelas non
intervensi yang tidak menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe
STAD di SMK N 1 Sewon; 3) mengetahui pendapat peserta didik tentang
penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD pada pencapaian
kompetensi membuat pola blazer di SMK N 1 Sewon.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperiment. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI busana SMK N 1 Sewon
sebanyak 144 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik random
sampling diperoleh sampel sebanyak 72 peserta didik. Metode pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan angket. Sedangkan
instrumen penelitiannya yaitu lembar penilaian unjuk kerja membuat pola blazer dan
angket pendapat peserta didik tentang penggunaan model pembelajaran cooperative
learning tipe STAD. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t (t-test)
untuk sampel mandiri (independen sampel).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) pencapaian kompetensi membuat pola
blazer kelas non intervensi sebagian besar berada pada kategori tuntas sebanyak 27
peserta didik (75%), sedangkan pada kelas intervensi kategori tuntas sebanyak 36
peserta didik (100%); 2) terdapat pengaruh tingkat pencapaian kompetensi dengan
penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD untuk pencapaian
kompetensi membuat pola blazer antara kelas intervensi dan kelas non intervensi di
SMK N 1 Sewon, hal ini ditunjukkan dari hasil rerata penilaian unjuk kerja yang
diperoleh yaitu untuk kelas intervensi sebesar 8,16 sedangkan rata-rata kelas non
intervensi sebesar 7,66. Kemudian dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t (t-test)
diperoleh t hitung 3,334 > t tabel 2,000, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan
model pembelajaran cooperative learning tipe STAD efektif digunakan dalam
pembelajaran membuat pola blazer pada kelas XI busana SMK N 1 Sewon; 3)
pendapat peserta didik tentang penerapan model pembelajaran cooperative learning
tipe STAD menunjukkan bahwa pada kategori senang sebanyak 24 peserta didik
(69,7%) dan pada kategori cukup senang sebanyak 12 peserta didik (33,3%).
Klik untuk Download Skripsi Lengkap Semua Bab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar