NURUL LOLONA LINGGA
Klikdisini untuk DOWNLOAD Skripsi lengkapnya
Klikdisini untuk DOWNLOAD Skripsi lengkapnya
Guna mencapai kesehatan dan status gizi yang optimal diperlukan adanya pedoman
gizi seimbang di setiap negara. Namun, sosialisasi dan penerapan gizi seimbang dalam masyarakat
nyatanya belum berlangsung secara optimal. Salah satu faktor yang menyebabkan masih kurangnya
perilaku gizi seimbang karena masih rendahnya pengetahuan dan pemahaman tentang 10 PUGS.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, salah satunya adalah memberikan
pendidikan gizi melalui media. Media pendidikan gizi yang digunakan pada penelitian ini adalah
animasi
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian media animasi terhadap perubahan pengetahuan dan sikap
gizi seimbang pada siswa kelas VI SDN Tanjung Duren Utara 01 Pagi Jakarta Barat.
Metode: Penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan rancangan one group pretest- postest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2015. Populasi studi penelitian ini adalah siswa
kelas VI SDN Tanjung Duren Utara 01 Pagi Jakarta Barat. Sampel dengan jumlah 39 siswa. Analisis
data menggunakan paired t-test
Hasil: Rata-rata skor pengetahuan gizi seimbang sebelum pemberian media animasi adalah 36.90 ±
4.22, sedangkan rata-rata skor pengetahuan gizi seimbang sesudah pemberian media animasi adalah
39.28 ± 4.76. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian media animasi terhadap
perubahan pengetahuan (p=0.003). Rata-rata skor sikap gizi seimbang sebelum pemberian media
animasi adalah 64.51 ± 4.26, sedangkan rata-rata skor sikap gizi seimbang sesudah pemberian media
animasi adalah 71.03 ± 5.82. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian media animasi
terhadap sikap (p=0.000)
Kesimpulan: Media animasi dapat menjadi salah satu media audiovisual yang berpengaruh terhadap
perubahan pengetahuan dan sikap gizi seimbang pada siswa SD.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar