Oleh
Sony Ferry Andiyansyah
NIM. 07110241019
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan
sekolah terbuka di SMP Terbuka Kandanghaur Indramayu Jawa Barat dan untuk
mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi
kebijakan sekolah terbuka di SMP Terbuka Kandanghaur Indramayu Jawa Barat.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis
deskriptif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, orang tua siswa dan
siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara
dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian,
dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Terbuka Kandanghaur
merupakan pendidikan kompensatorik, pengganti yang statusnya paralel dengan
lembaga yang ada. SMP Terbuka berinduk pada SMP regular yang ada, dengan
raport dari sekolah induk, dan ijazahnya pun sama, dengan perlakuan yang
berbeda. Kurikulum yang digunakan adalah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan) yang pengembangannya disesuaikan dengan minat, bakat, latar
belakang siswa, keunggulan dan ketersediaan sumber daya yang dimiliki dan
berbasiskan penelitian dan teknologi informatika. Dalam pembelajarannya
sekolah menggunakan buku paket dan cetakan modul. Guru berperan sebagai
pendamping, fasilitator dan sumber belajar. Siswa SMP Terbuka merupakan siswa
KMS, ruang penunjang belajar dan sarana prasarana jumlahnya sudah memadai.
Pembangunan kesadaran melalui kelompok belajar, pembelajaran kewirausahaan,
jaminan pendidikan dari pemerintah kabupaten bagi siswa yang tidak mampu,
merupakan faktor pendukung dalam implementasi kebijakan SMP Terbuka
Kandanghaur. Sedangkan faktor sosiokultur kehidupan masyarakat yang lebih
mementingkan material, rendahnya persepsi dan partisipasi masyarakat dalam
pendidikan merupakan penghambat dalam kesuksesan program wajib belajar
sembilan tahun di Kabupaten Indramayu, tanpa adanya kerja sama dan kesadaran
dari semua pihak kebijakan SMP Terbuka yang telah dirancang dengan anggaran
yang cukup besar akan kurang maksimal dalam mensukseskan program wajib
belajar sembilan tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar